“Tuhanlah Kekuatanku dan perisaiku, hanya padaNya aku percaya” (Mzm 28:7a)

Sr. M. Secilia Siringoringo FCJM, nama baptisnya Agnes Martua Hasiholan Siringoringo, lahir di Lumban Lobu pada 07 Januari 1941, anak Pertama dari Sepuluh bersaudara (4 perempuan dan 6 laki-laki) dari Almarhum Bapak Ludin Siringoringo (+) dan Ibu Maria Henrika Siregar (+). Masuk Postulan, 17 September 1956 di Balige. Masuk Novis, 22 Agustus 1957 di Balige, Kaul Perdana, 22 Agustus 1959 di Balige, Kaul Kekal 25 Juli 1965 di Balige, Pesta 25 Tahun pada 22 Juli 1982 di Balige, Pesta 40 Tahun pada 22 Juli 1997, Pesta 50 Tahun pada 20 Desember 2007, Pesta 60 Tahun pada 08 Desember 2017, Pesta 65 Tahun pada 08 Desember 2022 di Pematangsiantar.

Tempat/tugas yang pernah diemban:
1960;Selesai Studi SMP di Balige, 1966; Selesai studi sekolah Guru Kepandaian Puteri SGKP Maristella di Medan. 1966-1971; Guru SKKP di Balige. 1971; Guru SKKA di Balige. 1976; Selesai studi Sarjana Muda di IKIP Jakarta, 1979; Kursus Mediores di Roncali-Salatiga. 1980; Guru SMP II di Pakkat. 1980-1981; Guru SKKA di Balige. 1981-1989; Dua Periode melayani sebagai anggota Dewan Pimpinan Vice Provinsi. 1982-1988; Kepala Sekolah SKKA di Balige. 1981-1990; Beberapa kali mengikuti pertemuan Internasional dan Program Pace e Bene di Roma, Prancis, Belanda, Jerman. Menjalani kursus Bahasa Inggris di Medan-London-Singapura dan kemudian lanjut kursus Bahasa Belanda di Aerdenhout Belanda. 1989-1999; Bertugas di Yayasan Sinar Pelangi untuk memulai karya sosial. 1999-2005; Berkomunitas di Monteluco. 1999-2007; Sebagai Wakil Ketua YPHK di Jl.Asahan. 2007-2010; Tugas Pastoral RT dan Menjahit di Tebing Tinggi. 06 Oktober 2010; Pensiun di St.Clara.

Selama beberapa tahun Sr.M. Secilia Siringoringo sudah berobat secara rutin ke dokter spesialis penyakit dalam dan jantung, dengan keluhan pusing dan gangguan pencernaan, maka dokter menyarankan untuk makan obat secara rutin. Pada tanggal 25-30 Januari 2025, Sr. Secilia Siringoringo opname di RS. Harapan Pematangsiantar dengan diagnosa dokter Hidronefrosis dan HHD (Hypertensive Heart Disease/ tekanan darah tinggi) Cystitis (peradangan pada kandung kemih). Tanggal 6-11 Maret 2025: Opname dengan diagnosa sama dengan yang sebelumnya. Tanggal 2-6 Juni 2025: opname dengan keluhan mual dan muntah, sehingga tidak selera makan. Minggu, 8 Juni 2025; Sr. Secilia Siringoringo atas permintaan sendiri menerima sakramen tobat dan sakramen perminyakan dari di Ruang rawat St. Clara oleh R.P. Sirilus Manalu, O.F.M.Cap. Tanggal 9 Juni 2025: opname kembali di RS. Harapan Pematangsiantar dengan keluhan pusing, mual dan muntah. Tanggal 10 Juni 2025: di rujuk ke RS. Elisabeth Medan dengan diagnosa CKD dan gangguan elektrolit. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjut di RS. St. Elisabeth dokter menganjurkan untuk cuci darah dan Transfusi darah. Pukul 16.00 WIB Sr. Secilia melakukan cuci darah selama satu jam dan kondisi semakin menurun, maka dokter dan tim medis langsung menghentikan dan kembali ke ruang rawat inap. Rabu, 11 Juni 2025 pada pukul 19:25 WIB di RS. St Elisaberth Medan, Sr.M. Secilia Siringoringo menghembuskan nafas terakhir dan menghadap Bapa dengan diiringi doa-doa para Suster dan keluarga. Jumat, 13 Juni 2025, dikebumikan di pekuburan FCJM di Greccio Sinaksak.

Sr. Secilia Siringoringo berada pada urutan 19 diterima menjadi Suster FCJM dan merupakan Suster Indonesia yang angkatan awal. Pembinaan yang diterimanya selama bersama para Misionaris FCJM melekat dalam dirinya yang pendoa, mencintai sakramen mahakudus, tangguh dalam hidup, disiplin dan setia dalam mengabdi Allah melalui doa, tugas pelayanan dan persaudaraan. Ia tekun menjaga kesehatan diri, bersih dalam penampilan dan tekun mengerjakan kerajinan tangan, kreatif, rapi dan berseni, membuat rosario, merajut syal dan baju hangat dan aneka macam lainnya. Ketekunannya dalam merajut berbagai jenis kerajinan tangan diindahkannya pula dalam bidang administasi hingga ia menulis buku “Mawar Lestari FCJM Balige” 20 Juni 1989 dan ia bersama tim lainnya mampu menyusun buku kenangan 75 Tahun FCJM di Indonesia dengan judul “Menabur Kasih Menuai Damai” tahun 2005.
Selama masa hidupnya, Sr. Secilia banyak melayani dibidang pendidikan untuk kaum perempuan “membekali mereka dengan keterampilan”. Bidang sosial di Yayasan Sinar Pelangi Jakarta juga menjadi tempatnya menabur kasih bersama Sr. Andre Lemmers FCJM (Belanda). Yayasan Sinar Pelangi kini semakin berkembang dibidang sosial yang selalu mengikuti perkembangan dan kebutuhan zaman. Sr. Secilia mensyukuri dan menjadikan masa Lansia menjadi sarana pewartaan. Dalam refleksinya ia menuliskan “Mewartakan Dia melalui Hidup Lansia (Lanjut Usia)– Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.

Sr. Secilia namamu Indah terlukis dihati para Saudarimu Suster-suster FCJM. Kecintaanmu kepada Bunda Maria menjadi nyata hingga akhir hayatmu engkau meminta agar para saudarimu menyanyikan lagu Maria. Cinta dan perjuanganmu dalam mengabdi Allah telah engkau menangkan dengan kesetiaanmu dalam panggilan suci dalam persaudaraan FCJM. Selamat jalan Saudari mawar indah yang harum, semoga engkau mengalami hidup abadi di surga. Kesetiaanmu menghidupi teladan Bapa Kita St. Fransiskus dan Muder M. Clara Pfaender dalam mencintai Allah menjadi teladan hidup bagi kami. Semoga engkau menjadi pendoa bagi persaudaraan kita, keluargamu dan semua orang yang engkau cintai.
Ditulis oleh; Sr.M.Ivoline FCJM
