“Bukan Kamu yang Memilih Aku, tetapi Akulah yang Memilih Kamu” (Yohanes 15:16).

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.” (Yoh 15:16). Ayat ini menggema kuat di hati umat yang hadir pada Sabtu, 24 Mei 2025, di Kapel Hati Kudus Monteluco-Pematang Siantar. Hari ini, tujuh suster Kongregasi FCJM Provinsi Indonesia mengikrarkan kaul kekal dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Medan, RP. Michael Manurung OFMCap, didampingi 39 imam konselebran. Kehadiran para imam paroki asal para suster, serta RP. Emmanuel Sembiring OFMCap sebagai Moderator FCJM Indonesia, memperkuat makna perayaan ini sebagai ungkapan syukur atas panggilan Tuhan yang begitu personal dan mendalam.
Sr. M. Givani Simanullang, Sr. M. Yance Permianti Yohana Bangun, Sr. M. Irawati Purba, Sr. M. Carola Sidabutar, Sr. M. Trifa Witanti Sarumpaet, Sr. M. Rosida Sinaga, dan Sr. M. Annamary Buaton FCJM berdiri di depan altar untuk mempersembahkan hidup mereka secara total kepada Tuhan. Dalam homilinya, RP. Michael mengangkat tema tentang kasih Allah yang tak terbatas, kasih yang memanggil, membentuk, dan mengutus. Suster Provinsial, Sr. M. Theodosia Tinambunan FCJM, menyampaikan apresisasi atas homili yang menguatkan dan harapan agar para suster tetap berakar pada semangat pelayanan sejati oleh kasih.
Setelah Perayaan Ekaristi, perayaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh syukur, dipandu oleh Sr.M.Monika Harianja FCJM dan Sr.M.Imaculata Usatenesi FCJM. Penampilan dari anak-anak Panti Pius, anak asrama, dan para suster novis menambah kegembiraan bersama. RD.Marianus Kedang, selaku Pastor Paroki St. Yosef Jl. Kain Batik beserta para pastor paroki asal para suster turut memberikan wejangan rohani, agar para suster tetap bersyukur dan setia dalam pelayanan kasih. Sementara para orangtua, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan limpah terima kasih kepada Dewan Pimpinan Provinsi FCJM dan semua para suster, pastor dan siapa saja yang telah membimbing putri-putri mereka hingga siap menjawab panggilan Tuhan secara utuh dan seumur hidup.
Sebagai bagian dari penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal, diadakan acara mangulosi, sebagai simbol berkat dan restu dari keluarga serta masyarakat. Sr.M.Maxmiliana Galingging FCJM pun menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh panitia dan tim yang telah mempersiapkan perayaan ini dengan penuh ketulusan. Para suster pengkaul kekal juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak: para imam, orangtua, saudara, dan rekan-rekan religius, yang telah hadir dan mendukung. Kehadiran sekitar 850 umat menjadi bukti nyata bahwa panggilan Tuhan tidak hanya menyentuh pribadi, tetapi menggugah seluruh Gereja.
Kaul kekal merupakan tanggapan pada cinta yang lebih dahulu memilih. Ketujuh suster FCJM yang berkaul kekal hari ini menjadi saksi bahwa Tuhan terus memanggil di tengah zaman yang berubah. Mereka telah mendengar suara-Nya dan menjawab dengan segenap hati. Semoga kesetiaan mereka menjadi tanda harapan, pengingat bahwa hidup yang diserahkan untuk Tuhan tak pernah sia-sia, dan bahwa kasih-Nya yang memilih akan selalu menopang sampai akhir.
Ditulis; Sr.M.Yosepha G. FCJM
