Mari menjawab panggilan Tuhan dalam Kongregasi FCJM
  1. Penerimaan Postulan di Timor Leste
Penerimaan Postulan di Timor Leste (28/10)

Kongregasi FCJM Provinsi Indonesia berpusat di Pematangsiantar merupakan Kongregasi Status Kepausan. Persaudaraan ini semakin mengalami berkat dari Tuhan. Perjalananan dan kehidupan Kongregasi merupakan anugerah dan berkat bagi sesama, Gereja dan dunia. Berkat yang sama telah tersalur di Timor Leste yang merupakan misi FCJM Provinsi Indonesia. Beberapa tahun belakangan ini Kongregasi FCJM Provinsi Indonesia telah menerima calon dan membina calon di rumah pembinaan Timor Leste. Komunitas, karya dan pembinaan di Timor Leste merupakan Delegasi dari Pematangsiantar sebagai pusat Provinsi Indonesia.

Pada tanggal 28 Oktober 2019, dilaksanakan penerimaan 3 orang Aspiran menjadi Postulan di Timor Leste. Seharusnya penerimaan Postulan pada tanggal 30 Oktober 2019, namun karena Negara Timor Leste akan memperingati 30 tahun kunjugan Paus Paulus Johannes II ke Timor Letste yang dilaksanakan paa tanggal 30 Oktober 2019. Kongregasi FCJM Provinsi kini telah mengembangkan karya dengan menabur kasih di Timor Leste.

2. Penerimaan 31 orang Aspiran memasuki masa Postulan di Pematangsiantar

31 orang Postulan FCJM di Pematangsiantar

Jadilah berkat.

Sabtu (30/10) merupakan hari bersejarah bagi Kongregasi FCJM Provinsi Indonesia, karena pada tanggal 30 Oktober 1959 Konstitusi awal yang disusun oleh Muder M. Clara Pfander pendiri Kongregasi FCJM disahkan oleh Dr. Kondrad Martin, Uskup Padernborn. Saat itulah ditentukan sebagai waktu pendirian Kongregasi FCJM.

Pada hari yang bersejarah ini juga, FCJM Provinsi Indonesia melukis sejarah baru di zaman Milenial ini. Pengaruh perkembangan teknologi mampu mempengaruhi jiwa-jiwa kaum pemudi secara positif untuk melangkah ke pintu biara FCJM. Pemudi zaman Milenial bukan berarti tidak mampu untuk mendengarkan bisikan suara Allah lewat panggilan hidup membiara.

Kapel Hati Kudus Provinsi Indonesia, Jl.Viyata Yudha 74 Pematangsiantar  adalah tempat yang teduh dan sejuk. Kesejukan hati dapat dirasakan saat seseorang mampu berkomunikasi dengan Allah pemberi kehidupan. Di Kapel inilah 31 orang Aspiran diterima menjadi Postulan. Sungguh menjadi berkat  bagi Kongregasi  FCJM Provinsi Indonesia sebab setiap saudara adalah berkat bagi persaudaraan. Perayaan Ekaristi penerimaan 31 postulan dipimpin oleh RD. Markus Kedang sebagai pastor Paroki St. Yoseph Jl.Bali Pematangsiantar bersama dengan RP. Bernardus Sigalingging OFMCap.

Dalam renungan yang disampaikan RD. Markus Kedang bahwa panggilan Samuel menjadi teladan dan contoh bagi setiap orang yang terpanggil. Samuel awalnya tidak mengerti bahwa suara itu adalah suara Allah, namun ketika Samuel menjawab dan mencari suara itu, ia baru mengerti bahwa suara itu adalah suara Allah yang memanggilnya. Orang yang mampu menjawab dan mencarilah yang akan menemukan. Para Postulan telah mencoba untuk menjawab dan mengikuti panggilan Allah itu. Masa Postulan adalah waktu untuk belajar lebih mengenal dan mengerti panggilan Allah melalui tahapan pembinaan yang akan diberikan setia hari dalam pembinaan.

Tips untuk menjadi pribadi yang mampu menjawab dan mengikuti panggialan Allah adalah meninggalkan kebiasaan lama dan membangun prinsip hidup, mampu membentuk pondasi yang kokoh dan teguh dengan membangun keseimbangan doa dan karya. Keseimbangan doa dan karya adalah dua hal yang harus dibangun dengan seimbang, seiring dan sejalan. Jangan jadikan karya kita itu menjadi alasan menunda doa kita, dan jangan jadikan tugas karya menjadi alasan untuk tidak membangun hidup doa dan berelasi dengan Dia yang memanggilmu.

Sukcita para Postulan FCJM

Sebagai Provinsial FCJM Provinsi Indonesia, Sr. M. Theodosia Tinambunan FCJM mengajak setiap pribadi Saudari FCJM agar semakin mampu mewujudkan tema kapitel VIII Provinsi Indonesia “Pergilah….jadilah berkat di hati dunia”. Maka setiap pribadi Suster FCJM adalah berkat dan pergi untuk membagikan berkat supaya setiap orang mendapatkan berkat yang sama yang diberikan Allah dengan cuma-cuma. ****Sr. M. Ivoline Maharaja FCJM***

[/pl_text]
[/pl_col]
[/pl_row]